Alitura Organics
Tanaman padi hijau sehat membentuk malai gabah di sawah Indonesia yang rataTanaman Pangan

Panduan budidaya tanaman

Padi

Oryza sativa

Tanaman pangan utama Indonesia yang membutuhkan pengendalian air presisi serta ketepatan hara saat pembentukan, anakan, inisiasi malai, dan pengisian gabah.

Pengelolaan padi bergantung pada sistem produksinya—sawah irigasi, tadah hujan, gogo, atau lahan pasang surut—tetapi prinsipnya sama: air dan hara harus dikendalikan bersama. Pedoman kesesuaian lahan Indonesia menempatkan kondisi sangat sesuai untuk padi sawah secara umum pada suhu 24–29°C dan pH 5,5–8,2, sementara kendala tanah setempat dapat mengubah efisiensi pupuk secara besar. Perangkat Uji Tanah Sawah atau analisis laboratorium lebih aman daripada menyalin satu dosis nasional.

Kebutuhan nitrogen meningkat saat pembentukan anakan aktif dan inisiasi malai, fosfor mendukung pembentukan serta akar, dan kalium memperkuat tanaman serta pengisian gabah. Nitrogen awal yang berlebihan menghasilkan pertumbuhan terlalu rimbun yang mudah rebah atau meningkatkan tekanan hama dan penyakit. Input organik paling berguna bila dibenamkan saat persiapan lahan agar mendukung karbon tanah, aktivitas mikroba, dan retensi hara sebelum kebutuhan tanaman memuncak.

Kondisi tumbuh yang cocok

Cahaya
Matahari penuh sepanjang siklus; naungan mengurangi pembentukan anakan dan produksi gabah.
Iklim
Kondisi tumbuh hangat; sekitar 24–29°C secara umum sangat sesuai bagi banyak sistem padi sawah.
Air
Lahan rata dan irigasi terkendali. Genangan dangkal atau pengairan berselang aman dapat digunakan; fase berbunga sangat sensitif terhadap kekurangan air.
Tanah
Tanah bertekstur halus hingga sedang yang mampu menahan air untuk padi sawah, dengan saluran masuk dan drainase yang dapat dikendalikan.
pH tanah
5.5–8.2 (site-specific management required)

Nutrisi sesuai fase pertumbuhan

1

Persiapan lahan dan pembentukan

Sebelum tanam hingga pembentukan awal

Bahan organik, fosfor, pembentukan akar

Benamkan input organik matang sebelum tanam dan ratakan lahan. Fosfor serta kalium dasar harus mengikuti status tanah; kelebihan hara mudah hilang ketika air tidak dapat dikendalikan.

2

Pembentukan anakan aktif

Setelah tanaman pulih saat anakan produktif terbentuk

Nitrogen, kalium seimbang, kendali air

Nitrogen penting, tetapi jumlahnya harus mengikuti kebutuhan tanaman dan warna daun, bukan kebiasaan. Tahan air setelah aplikasi agar hara larut tidak langsung keluar dari lahan.

3

Inisiasi malai hingga berbunga

Peralihan generatif hingga keluar malai

Nitrogen sesuai kebutuhan, kalium, air tanpa putus

Ini merupakan jendela kebutuhan kritis. Hindari kekurangan maupun kelebihan nitrogen, pertahankan dukungan kalium, dan pastikan air andal sejak satu minggu sebelum hingga satu minggu setelah berbunga.

4

Pengisian gabah dan pemasakan

Setelah berbunga hingga pengeringan menjelang panen

Kalium, fungsi tajuk, drainase terkelola

Lindungi fungsi daun hijau dan pengisian gabah tanpa merangsang pertumbuhan lunak yang terlambat. Kelola air sesuai sistem produksi dan keringkan sawah menjelang panen pada waktu yang dianjurkan setempat.

Program pupuk Alitura

Pilih produk sesuai fase tanaman dan kondisi akarnya. Untuk dosis akhir, ikuti label produk dan sesuaikan dengan kondisi tanah serta saran ahli setempat.

100% ORGANICPrime Blend
NPK 4-9-1

Prime Blend

Tumbuh, Berbunga

Mulai IDR 27.000 / Kg(Kemasan 20Kg)

Cocok untuk

Pembentukan anakan aktif · Inisiasi malai hingga berbunga · Pengisian gabah dan pemasakan

Racikan organik berspektrum luas yang dapat mendukung pemupukan bertahap sejak pembentukan anakan hingga pertumbuhan generatif, bersama pengelolaan hara spesifik lahan.

Waktu terbaik

Gunakan dalam dosis terbagi sesuai fase berdasarkan label produk, status tanah, respons tanaman, dan saran agronomi setempat.

Cara pakai untuk tanaman ini

Tebarkan merata di lahan, hindari aplikasi sebelum luapan atau hujan lebat, dan tahan air setelah pemupukan bila sistem produksinya memungkinkan.

Panduan umum pemakaian

Campurkan Prime Blend ke dalam tanah atau media tanam di sekitar zona akar sebelum tanam, atau taburkan di sekeliling tanaman yang sudah tumbuh lalu siram hingga merata. Sebagai panduan umum, gunakan sekitar satu genggam kecil per tanaman atau kira-kira 50-100 g per meter persegi, lalu ulangi setiap 4-6 minggu selama masa pertumbuhan aktif. Sesuaikan dosis dengan ukuran tanaman serta volume pot atau bedengan, dan selalu ikuti petunjuk pada kemasan.

Lihat produk dan ukuran
100% ORGANICAlitura's Reserve
NPK 5-5-5

Alitura's Reserve

Pupuk Nutrisi Organik NPK 5-5-5 Paling Seimbang

Mulai IDR 28.000 / Kg(Kemasan 20Kg)

Cocok untuk

Persiapan lahan dan pembentukan · Pembentukan anakan aktif

Nutrisi organik seimbang 5-5-5 dapat mendukung program dasar dan pembentukan tanaman awal tanpa menjadikan satu unsur sebagai satu-satunya fokus.

Waktu terbaik

Benamkan saat persiapan lahan akhir atau aplikasikan pada awal siklus sesuai status hara lahan.

Cara pakai untuk tanaman ini

Sebarkan merata dan benamkan ke tanah olahan. Dosis lahan harus mengikuti luas, uji tanah, dan petunjuk kemasan—bukan takaran segenggam per tanaman.

Panduan umum pemakaian

Gunakan Alitura's Reserve sebagai pupuk dasar saat tanam dan sebagai pupuk susulan selama masa tanam. Sebagai panduan umum, benamkan segenggam kecil ke tanah di sekitar tanaman atau campurkan ke media tanam sebelum penanaman, lalu ulangi setiap 4 hingga 6 minggu selama masa pertumbuhan aktif. Untuk bedengan, taburkan merata di permukaan tanah dan benamkan ringan, kemudian siram hingga basah. Bentuk bubuk paling baik dicampur ke tanah atau media. Selalu siram setelah aplikasi dan sesuaikan takaran dengan ukuran tanaman serta kondisi tanah.

Lihat produk dan ukuran
100% ORGANICGreen Dust
NPK 1-1-7

Green Dust

Sumber Alami Kalium dan Mineral Pegunungan Vulkanik

Mulai IDR 28.000 / Kg(Kemasan 20Kg)

Cocok untuk

Persiapan lahan dan pembentukan · Inisiasi malai hingga berbunga · Pengisian gabah dan pemasakan

Profil mineral kaya kaliumnya sesuai untuk lahan yang berdasarkan uji tanah atau pengamatan tanaman memerlukan dukungan K lebih kuat.

Waktu terbaik

Gunakan sebagai input kalium terarah saat persiapan lahan atau sebelum kebutuhan generatif memuncak—bukan sebagai satu-satunya pupuk.

Cara pakai untuk tanaman ini

Tebarkan tipis dan merata, benamkan bila memungkinkan, dan hindari waktu yang rawan limpasan. Jangan memakai rentang per tanaman kebun pada katalog untuk sawah; tentukan dosis lahan dari status tanah dan saran agronomi setempat.

Panduan umum pemakaian

Green Dust berbentuk bubuk halus yang dicampurkan ke dalam tanah atau media tanam. Sebagai panduan umum, taburkan segenggam kecil (sekitar 30-50 g per tanaman) di sekitar zona perakaran, atau campurkan merata ke dalam media tanam sebelum penanaman. Untuk bedengan dan lahan, taburkan tipis lalu campurkan ke lapisan tanah atas. Aplikasikan saat tanam dan kembali pada fase pembuahan atau pembungaan saat kebutuhan kalium memuncak. Siram hingga merata setelah aplikasi. Karena Green Dust tinggi kalium, gunakan sebagai penguat khusus, bukan satu-satunya pupuk, dan padukan dengan sumber nitrogen agar pertumbuhan seimbang. Selalu sesuaikan dosis dengan jenis tanaman dan kondisi tanah Anda; bila ragu, mulai dari dosis kecil lalu sesuaikan.

Lihat produk dan ukuran

Yang perlu dihindari

  • Menyalin dosis NPK seragam tanpa memeriksa status P, K, dan pH lahan.
  • Memberikan nitrogen terlalu berat di awal sehingga tanaman terlalu rimbun, mudah rebah, dan tekanan hama atau penyakit meningkat.
  • Memupuk tepat sebelum air meluap atau hujan lebat sehingga hara keluar bersama air.
  • Membiarkan kekurangan air di sekitar fase berbunga ketika padi sangat sensitif.

Referensi tanaman