Pengelolaan padi bergantung pada sistem produksinya—sawah irigasi, tadah hujan, gogo, atau lahan pasang surut—tetapi prinsipnya sama: air dan hara harus dikendalikan bersama. Pedoman kesesuaian lahan Indonesia menempatkan kondisi sangat sesuai untuk padi sawah secara umum pada suhu 24–29°C dan pH 5,5–8,2, sementara kendala tanah setempat dapat mengubah efisiensi pupuk secara besar. Perangkat Uji Tanah Sawah atau analisis laboratorium lebih aman daripada menyalin satu dosis nasional.
Kebutuhan nitrogen meningkat saat pembentukan anakan aktif dan inisiasi malai, fosfor mendukung pembentukan serta akar, dan kalium memperkuat tanaman serta pengisian gabah. Nitrogen awal yang berlebihan menghasilkan pertumbuhan terlalu rimbun yang mudah rebah atau meningkatkan tekanan hama dan penyakit. Input organik paling berguna bila dibenamkan saat persiapan lahan agar mendukung karbon tanah, aktivitas mikroba, dan retensi hara sebelum kebutuhan tanaman memuncak.